PTOC M-8 Platinum

PENGGEMUK TERNAK ORGANIK CAIR M-8 PLATINUM (PTOC M-8 PLATINUM)

POC M-8 Platinum

Pupuk Organik Cair M-8 Platinum

DECOMPOSER M-8 Platinum

Suatu bioteknologi dengan memanfaatkan agensia hayati berupa mikroorganisme yang di ambil dari tanah dan tanaman melalui teknologi kultur organisme dalam media biak cair yang dapat membantu mempercepat dekomposisi dalam tanah

PAMOR M-8 Platinum

Suatu cairan yang di ramu dari bahan – bahan herbal alami sehingga ramah lingkungan di pergunakan untuk mengusir hama dari lahan pertanian tersebut , bukan mematikan hama , jadi tidak berbahaya untuk makhluk hidup termasuk manusia.

ORGANIK IKAN DAN UDANG M-8 Platinum

Suatu upaya pemanfaatan agensia hayati berupa mikroorganisme yang menguntungkan dan di peruntukan untuk perikanan khusunya di tambak udang ,bandeng dan kolam ikan tawar

Organik M-8 Platinum Ikan Dan Udang

Suatu upaya pemanfaatan agensia hayati berupa mikroorganisme yang menguntungkan dan di peruntukan untuk perikanan khusunya di tambak udang ,bandeng dan kolam ikan tawar

Manfaat:

    Menambah nafsu makan
    Mempercepat waktu panen
    Menetralisir racun sisa bahan makanan
    Menetralisir bahan-bahan organik dasar tambak
    Menumbuhkan plankton-plankton
    Mencegah timbulnya bakteri patogen (fungi)

PTOC M-8 PLATINUM

M-8 Penggemuk Ternak adalah kultur campuran dari mikroorganisme baik dan menguntungkan yang terdiri dari bakteri lactobacillus sp , bakteri penghasil asam laktat, ragi jamur pengurai selulosa dan bakteri pelarut fosfat ditambah dengan ekstrak tumbuh-tumbuhan.

M-8 PenggemukTernak diaplikasikan pada ternak sebagai vitamin tambahan untuk meningkatkan keragaman dan populasi mikro organisme yang sangat berman-faat didalam saluran pencernaan Untuk memperbaiki aktivitas pencernaan, meningkatkan kesehatan, produktivitas dan menekan bakteri jahat (patogen), mengurangi bau kotoran dan bahkan menghilangkan bau pada kandang ternak

Manfaat dan Keuntungan :

    Menyehatkan ternak besar dan unggas, sehingga tidak mudah sakit.
    Meningkatkan nafsu makan ternak
    Meningkatkan kualitas dan kuantitas ternak
    Mengurangi stress bau pada ternak
    Mengurangi polusi bau pada kandang dan lingkungan sekitarnya


Skema Pembuatan Pakan Organik Sehat dan Hemat (POSH)



PENGGEMUK TERNAK ORGANIK CAIR M-8 PLATINUM (PTOC M-8 PLATINUM)

PTOC M-8 PLATINUM adalah kultur campuran dari mikroorganisme baik dan menguntungkan yang terdiri dari bakteri lactobacilus sp, bakteri penghasil asam laktat, ragi jamur pengurai selulosa dan bakteri pelarut fosfat ditambah dengan ekstrak tumbuh-tumbuhan

Manfaat dan keuntungan :
  • Menyehatkan ternak besar dan ungas, sehingga tidak mudah sakit.
  • meningkatkan nafsu makan ternak.
  • meningkatkan kualitas dan kuantitas ternak.
  • Mengurangi stress bau pada ternak..
  • Mengurngi polusi bau pada kandang dan lingkungan

Cara pemakaian :
A. Minum
  1. Campurkan 1 tutup botol PTOC M-8 kedalam 1 liter air berikan untuk air minum ternak setiap hari.
B. Pakan Ternak
  1. Pakan Basah : larutkan 5 tutup botol PTOC  M-8 kedalam ember volume 10 liter yang sudah diberi pakan basah.
  2. Pakan Kering : Campurkan 1 tutup botol  PTOC M-8 kedalam 1 liter ai campurkan ke 10 Kg pakan  kering tersebut.
  3. Pakan Altenatif : Pakan Organik Sehat dan Hemat untuk pakan sapi dan sejenisnya. 

Komposisi :
Aquades
Ekstrak tumbuh-tumbuhan
mikroorganisme yang menguntungkan 
(lactobacillus sp. Actinomycetessp., 
stretomycetes sp., Rhizobium sp., 
Acetobacter sp., Ectomycariza., Mould, Yeast)

Berikan Pakan Alternatif Setiap hari Sekitar 10% Dari Berat Badan Ternak




APLIKASI ORGANIK M-8 PADA TANAMAN TEMBAKAU

A.   Pengolahan tanah
  1. Lakukan pembajakan pada lahan yang akan ditanami
  2. Berikan kompos yang menggunakan M8- Decomposser  dengan dosis 1 – 4  kg/lubang tanam.
  3. Apabila tidak menggunakan kompos aktif, gunakan pupuk kandang kemudian  disemprot dengan Decomposer M-8  sebanyak 2 – 4 liter/ha.sebaiknya di lakukan 1 minggu sebelum penanaman .
B.   Persiapan Bibit
  1. Siapkan media persemaian dengan menggunakan kompos aktif ,
  2. Apabila bibit sudah tumbuh daun, maka bibit dapat disemprot  POC M-8 dengan dosis 2 – 3 tutup botol/liter air
  3. Penyemprotan Pupuk Cair Organik M-8 dapat dilakukan mulai umur 2 minggu setelah tanam.
  4. Penyemprotan berikutnya dapat diulangi setiap 1 – 2 minggu sekali
C. PENGAMATAN
  1. Daun tembakau yang menggunakan  akan lebih lebar dari biasanya sehingga lebih berat dan warnanya hijau muda dan lebih elastis sehingga tidak mudah sobek.
  2. Dengan menggunakan  dapat meningkatkan panen 10 – 30 % dengan biaya lebih murah dari biasanya.

APLIKASI ORGANIK M-8 PADA BUDIDAYA BUAH PEPAYA

A. Pengolahan tanah
  1. Buat bedengan dan lubang tanam sesuai dengan yang diinginkan
  2. Berikan kompos yang menggunakan M-8 Decomposser  dengan dosis 5 – 10 kg/lubang tanam.
  3. Apabila tidak menggunakan kompos aktif, gunakan pupuk kandang kemudian  disemprot dengan Decomposer M-8  sebanyak 2 – 4 liter/ha.sebaiknya di lakukan 1-2 minggu sebelum penanaman .
B.  Persiapan Bibit
  1. Siapkan media persemaian dengan menggunakan kompos aktif
  2. Apabila bibit sudah tumbuh daun 3 – 4 helai, maka bibit dapat disemprot POC M-8 + PAMOR  dengan dosis  (1tutup botol /liter air).
C. Penanaman
     Setelah cukup umur bibit pepaya dapat dipindahkan dari persemaian ke lahan tanam.

E. Pemeliharaan
  1. Penyemprotan POC M-8 dapat dilakukan mulai umur 2 minggu setelah tanam.
  2. Penyemprotan berikutnya dapat diulangi setiap 2 minggu sekali sampai menjelang berbunga.
  3. Setelah mulai berbuah, penyemprotan Pupuk Cair Organik M-8 dapat dilakukan 1 bulan sekali dengan dosis 2-3 tutup botol /liter air.
  4. Pemberian kompos aktif dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali dengan dosis 5 – 20 kg per pohon.

APLIKASI ORGANIK M-8 PADA TANAMAN KEDELAI

A.  PERSIAPAN LAHAN
  1. Lakukan pembajakan pada lahan yang akan ditanami
  2. Berikan kompos aktif  dengan dosis 2 – 6 ton/ha, aduk dengan tanah, dapat dilakukan 1 minggu sebelum tanam.
  3. Apabila tidak menggunakan kompos aktif, gunakan pupuk kandang kemudian  disemprot dengan Decomposer M-8  sebanyak 2 – 4 liter/ha.sebaiknya di lakukan 1 minggu sebelum penanaman .
B.   PEMELIHARAAN
  1. Pemberian POC M-8- dapat dilakukan pada umur 14 hari, 24 hari, 34 hari, 54 hari, dan 68 hari dengan dosis 1-2 tutup botol /liter air.
  2. Penyemprotan PAMOR dapat dilakukan sesuai dengan kondisi dilapangan.
C.   PANEN
  1. Penggunaan POC M-8 dapat meningkatkan hasil 20 – 50%.
  2. Kualitas yang dihasilkan lebih baik dari biasanya.

APLIKASI ORGANIK M-8 PADA BUDIDAYA TOMAT


A. Pengolahan tanah
  1. Buat bedengan dan lubang tanam sesuai dengan yang diinginkan
  2. Lakukan pengapuran 2 – 4 ton/ha
  3. Berikan kompos yang menggunakan M8- Decomposser  dengan dosis 1- 2 kg/lubang tanam.
  4. Apabila tidak menggunakan kompos aktif, gunakan pupuk kandang kemudian  disemprot dengan Decomposer M-8  sebanyak 2 – 4 liter/ha.sebaiknya di lakukan 1 minggu sebelum penanaman
B. Persiapan Bibit
  1. Siapkan media persemaian dengan menggunakan kompos aktif ,
  2. Seprot media persemaian dengan M-8 Decomposser
  3. Tanam bibit dengan hati-hati.
  4. Apabila bibit sudah tumbuh daun 2 – 4 helai, maka bibit dapat disemprot  POC + PAMOR  dengan dosis rendah (1 tutup botol M-8 /liter air).
C. Penanaman
  1. Bibit tomat dapat dipindahkan dari persemaian ke lahan sekitar umur 25 – 30 hari.
  2. Tanamalah bibit tomat dengan hati-hati, padatkan tanah disekitar batang.
D. Pemeliharaan
  1. Semprotkan POC+PAMOR  mulai umur 1 bulan dengan dosis 1-2 tutup botol /liter air.
  2. Penyemprotan selanjutnya dapat dilakukan 1 – 2 minggu sekali sampai menjelang berbuah.
  3. Setelah berbuah dapat dilakukan penyemprotan sesuai dengan kondisi dilapangan dengan interpal penyemprotan 1 – 4 minggu sekali.
  4. Lakukan perempelan (pembuangan pucuk sekitar batang).
  5. Penyaluran  air dapat dilakukan sesuai dengan kebiasaan.
  6. Penyemprotan PAMOR dapat dilakukan sesuai dengan kondisi dilapangan.

APLIKASI ORGANIK M-8 PADA BUDIDAYA JAGUNG

A. PENGOLAHAN LAHAN
  1. Tanah dibajak atau dicangkul 15 – 20 cm, kemudian dibuat larikan yang disesuaikan dengan jarak tanam.
  2. Lakukan pemupukan dengan menggunakan kompos aktif atau pupuk kandang  pada larikan yang telah tersedia.
  3. Apabila menggunakan pupuk kandang saja dapat disemprotkan M-8 Decomposser  sebanyak 2 – 4 liter/ha sebaiknya tanah diamkan selma seminggu untuk proses dekomposisi .
B. PENANAMAN
  1. Buatlah lubang tanam dengan cara ditugal dengan kedalaman 3 – 5 cm.
  2. Setiap lubang tanam dapat ditanam 1 – 2 buah benih jagung, kemudian tutup dengan tanah 

C. PEMELIHARAAN
  1. Penyemprotan Pupuk Cair Organik (POC) M-8 dapat dilakukan pada umur 12 hari, umur 21 hari dan umur 40 hari setelah tanam dengan dosis 2-3 tutup /liter air.
  2. Penyiangan rumput dapat dilakukan setelah umur 1-2 minggu setelah tanam atau pada saat gulma sudah mulai banyak.
D. PANEN
  1. Setelah cukup umur, jagung dapat dipanen.
  2. Biasanya dengan menggunakan  umur panen dapat dipercepat dengan hasil yang cukup tinggi.



APLIKASI ORGANIK M-8 PADA TANAMAN KENTANG

A.  PERSIAPAN LAHAN
  1. Lakukan pembajakan pada lahan yang akan ditanami
  2.  Bentuk bedengan sesuai dengan yang diinginkan
  3. Berikan kompos aktif  dengan dosis 0,5 – 1 kg per lubang tanam atau
  4. 15 – 20 ton/ha. aduk dengan tanah, dapat dilakukan 1 minggu sebelum  tanam.
  5. Apabila tidak menggunakan kompos aktif, gunakan pupuk kandang kemudian  disemprot dengan Decomposer M-8  sebanyak 2 – 4 liter/ha.sebaiknya di lakukan 1 minggu sebelum penanaman .
B.   PEMBIBITAN

  1. Pilihlah bibit yang baik dan sehat
  2. Bila melakukan pemotongan umbi sebaiknya dicelupkan dalam air bersih  selama 5 – 10 menit agar bibit terbebas dari hama dan penyakit.
C.  PENANAMAN
  1. Tanam umbi kentang dengan cara mendatar dengan tunas menghadap ke atas, kedalaman bibit 8 – 10 cm.
  2. Penyulaman dapat dilakukan setelah tanaman umur 2 minggu.
D. PEMELIHARAAN
  1. Pemberian Pupuk Cair Organik (POC) M-8   dapat dilakukan mulai umur 2 minggusetelah tanam, dengan interval penyemprotan 1-2 minggu.
  2. Penyiangan dapat dilakukan setelah gulma mulai banyak.
  3. Pembumbunan dapat dilakukan setelah umbi sudah nampak kepermukaan, tutupi umbi dengan tanah tipis. Pembumbunan dapat dilakukan minimal 2 kali dalam satu periode tanam.
  4. Penggunaan Penghalau Hama Organik dapat diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan.
E. PENGAMATAN
  1. Daun kentang yang menggunakan  warnanya hijau muda dibandingkan dengan menggunakan pupuk kimia penuh warnanya hijau tua.
  2. Produksi kentang dapat meningkat 10 – 30% dengan biaya produksi lebih rendah dari biasanya.







APLIKASI ORGANIK M-8 PADA PADI SAWAH


A. PENGOLAHAN TANAH
  1. Setelah padi dipanen, biarkan jerami berada dilahan, jangan   dibakar. 
  2. Komposkan jerami sisa panen di tempat tersendiri (pinggir sawah) dengan menggunakan  M-8 Decomposser .
  3. Apabila tidak dapat melakukan pengomposan, semprotkan M-8 Decomposser  pada lahan atau jerami yang ada di sawah.
  4.  Tanah dibajak sampe merata.
  5. Tebarkan kompos pupuk kandang secara merata dengan dosis 2 – 4 ton/ha pada 1- 7 hari sebelum tanam.
  6. Jika lahan tersebut terserang hama maka sebaiknya pengolahan tanahnya dengan menggunakan DECOMPOSER M-8 di tamabah lagi dengan Penghalau Hama Organik M-8  kemudian di semprotkan ke tanah yang akan di tanami .
B.   PERSEMAIAN
  1.  Rendam bibit padi dengan Pupuk Organik Cair (POC) M-8 dengan dosis 1 tutup botol M-8 /liter selama 12 – 24 jam kemudian ditutup.
  2.  Taburi kompos aktif  pada lahan pembibitan dengan dosis 1-3 kg per m2.
  3. Semprot lahan persemeian dengan Pengendali Hama Organik (PAMOR)  dengan dosis 1 tutup botol M-8 /liter air.
  4. Taburi bibit padi sampai rata.
  5. Pada hari ke-7 dan hari ke-14 (disesuaikan dengan serangan hama) semprot dengan Penghalau Hama Organik M-8 dengan dosis 1-2 tutup botol M-8  /liter air .
C. TANAM
  1. Celupkan bibit padi yang akan ditanam ke dalam larutan POC M-8 selama 5 – 10 menit dalam wadah yang cukup besar dengan konsentrasi 1-2 tutup botol M-8/liter air.  
  2. Atur jarak tanam sesuai yang diinginkan.


D. PEMELIHARAAN
  1. Semprot pupuk Pupuk Organik Cair M-8 + Penghalau Hama Oragnik (PAMOR)  dengan menggunakan sprayer ukuaran yang biasa di gunakan (17 liter).
  2. Dalam 1 hektar sekali penyemprotan menghabiskan kuarang lebih 10 sprayer pada umur: 
NODOSIS LITER AIRAPLIKASIVOLUME 17 LITER / SPRAYERTOTAL PER Ha 1 Tutup POC+PAMOR 1 Tutup = 20 cc
11 Tutup15 hr s t170 liter340 tutup/
21 Tutup45 hr s t170 liter340 tutup/
31 Tutup60 hr s t170 liter340 tutup/
TOTAL510 Liter1020 tutup (POC 5 liter+ 10 cc dan PAMOR + 10 cc


Catatan : hr s t : Hari setelah tanam

3. Lakukan penyiangan apabila gulma sudah banyak.
4. Penyemprotan Penghalau hama organic cair M-8 dapat dilakukan pada saat  pengisian malai (masak susu) dengan dosis 3-5 cc/liter air.


C. PANEN
  1.  Lakukan pemanenan setelah padi sudah masak
  2.  Biasanya dengan menggunakan Teknologi  umur panen lebih cepat dan warna daun masih hijau.
  3. Rendemen pada padi yang  memakai  biasanya  mencapai 70%, artinya beras yang dihasilkan lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak pake Pupuk Organik Cair M-8.