A. Pengolahan tanah
- Buat bedengan dan lubang tanam sesuai dengan yang diinginkan
- Lakukan pengapuran 2 – 4 ton/ha
- Berikan kompos yang menggunakan M8- Decomposser dengan dosis 1- 2 kg/lubang tanam.
- Apabila tidak menggunakan kompos aktif, gunakan pupuk kandang kemudian disemprot dengan Decomposer M-8 sebanyak 2 – 4 liter/ha.sebaiknya di lakukan 1 minggu sebelum penanaman
B. Persiapan Bibit
- Siapkan media persemaian dengan menggunakan kompos aktif ,
- Seprot media persemaian dengan M-8 Decomposser
- Tanam bibit dengan hati-hati.
- Apabila bibit sudah tumbuh daun 2 – 4 helai, maka bibit dapat disemprot POC + PAMOR dengan dosis rendah (1 tutup botol M-8 /liter air).
C. Penanaman
- Bibit tomat dapat dipindahkan dari persemaian ke lahan sekitar umur 25 – 30 hari.
- Tanamalah bibit tomat dengan hati-hati, padatkan tanah disekitar batang.
D. Pemeliharaan
- Semprotkan POC+PAMOR mulai umur 1 bulan dengan dosis 1-2 tutup botol /liter air.
- Penyemprotan selanjutnya dapat dilakukan 1 – 2 minggu sekali sampai menjelang berbuah.
- Setelah berbuah dapat dilakukan penyemprotan sesuai dengan kondisi dilapangan dengan interpal penyemprotan 1 – 4 minggu sekali.
- Lakukan perempelan (pembuangan pucuk sekitar batang).
- Penyaluran air dapat dilakukan sesuai dengan kebiasaan.
- Penyemprotan PAMOR dapat dilakukan sesuai dengan kondisi dilapangan.





